Yamaha

Warga Asing Masih Dilarang Masuk Indonesia

  Senin, 11 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi bandara. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOTASIK.COM -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah telah memperpanjang larangan masuk bagi warga negara asing (WNA) ke Indonesia.

Adapun, larangan tersebut diperpanjang dari 14 Januari hingga 28 Januari 2021. “Larangan WNA masuk ke Indonesia diperpanjang yang tadinya 1 hingga 14 Januari, jadi 2x7 hari. Sehingga 14 hari lagi diperpanjang,” ujar Airlangga melansir Ayojakarta.com, Senin (11/1/2021).

AYO BACA : Puluhan Pelanggar Prokes Terjaring Ops Yustisi di Hari Pertama PPKM

Larangan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 11 tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

"Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus CI-19 di wilayah Indonesia. Larangan ini berlaku untuk seluruh Orang Asing dengan enam pengecualian," tegas Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Jhoni Ginting dalam siaran pers, Rabu (1/4/2020).

AYO BACA : Menkes RI: Jalur Logistik Jadi Kendala Distribusi Vaksin Covid-19

Enam pengecualian dimaksud yakni WNA pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas, dan WNA pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.  Selanjutnya, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan yang didasari alasan kemanusiaan atau humanitarian purpose, awak alat angkut baik laut, udara maupun darat, serta bagi WNA yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

Namun, WNA yang dikecualikan tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum diizinkan masuk ke wilayah Indonesia. Diantaranya, adanya surat keterangan sehat dalam bahasa Inggris yang dikeluarkan  otoritas kesehatan dari tiap negara. Kemudian telah berada 14 hari di wilayah atau negara yang bebas COVID-19.

Terakhir, adanya pernyataan bersedia untuk dikarantina selama 14 hari yang  dilaksanakan  Pemerintah Indonesia. Lebih lanjut, Jhoni menerangkan, Permenkumham ini juga mengatur regulasi bagi WNA yang berada di Indonesia dengan pengaturan.

Pertama WNA pemegang izin tinggal kunjungan, termasuk bebas visa kunjungan dan Visa on Arrival yang telah berakhir atau tidak dapat diperpanjang izin tinggalnya, akan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa  perlu mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi tanpa dipungut biaya.

"Kedua orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap yang telah berakhir atau tidak dapat diperpanjang lagi, akan diberikan penangguhan dan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi tanpa dipungut biaya," jelas Jhoni.

AYO BACA : Gelar Sidak Gudang Distributor, TPID Kota Tasik Temukan 80 Ton Stok Kedelai

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar