Yamaha

Warga Indonesia Tertular Covid-19 Rabu 13 Januari Mencapai 11 Ribu

  Rabu, 13 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi -- petugas menegur pengemudi angkot lantaran tidak memakai masker dengan cara yang benar. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOTASIK.COM -- Tambahan kasus Covid-19 di Indonesia memecahkan rekor lagi. Kasus ini pun bertepatan dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang secara perdana dimulai oleh Presiden Joko Widodo tadi siang, Rabu (13/1/2021).

Kementerian Kesehatan mencatat, setidaknya sebanyak 11.278 kasus tambahan Covid-19 terkonfirmasi hari ini. Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 858.043 kasus.

Penambahan konfirmasi hari ini merupakan yang tertinggi di Indonesia sejak diumumkannya kasus pertama pada 2 Maret 2020, dengan jumlah sampel sebanyak 71.689.

Rekor kasus tertinggi di Indonesia sebelumnya terjadi pada 8 Januari yaitu sebanyak 10.617 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel 57.666

Angka itu termasuk total 129.628 kasus aktif dengan penambahan 3.315 kasus, 703.464 total kasus sembuh dengan penambahan 7.657 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 24.951 kasus meninggal dunia dengan penambahan 306 kasus meninggal.

Berikut Ayojakarta.com rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

7 Januari: 9.321 kasus

8 Januari: 10.617 kasus

9 Januari: 10.046 kasus

10 Januari: 9.640 kasus

11 Januari: 8.692 kasus

12 Januari: 10.047 kasus

13 Januari: 11.278 kasus

Hari ini, Rabu (13/1/2021) adalah hari pertama Indonesia akhirnya melakukan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini dilaksanakan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan Emergency Use Authority (EUA) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengeluarkan sertifikat halal.

Senin lalu, (11/1/2021), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) dari vaksin Covid-19 Sinovac. Vaksin tersebut sebelumnya telah menjalani uji klinis di Bandung, Jawa Barat.

Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito,mengatakan bahwa efikasi vaksin Sinovac 65,23% di Indonesia. “Vaksin Covid-19 CoronaVac aman. Efek samping ringan dan sedang," kata Penny.

"Hari ini Senin 11 Januari 2020 memberikan persetujuan dalam emergency use authorization kepada Sinovac," lanjutnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar