Yamaha

Ini Alasan Perkantoran di Kota Tasik Belum Sepenuhnya WFO dan WFH

  Jumat, 15 Januari 2021   Heru Rukanda
Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP melakukan operasi yustisi ke kompleks perkantoran di Jalan Ir. H. Djuanda Kota Tasikmalaya, Kamis (14/1/2021). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Sejak penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tasikmalaya, tim operasi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tasikmalaya setiap harinya gencar melakukan operasi yustisi.
 
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Tasikmalaya Kompol Shohet mengatakan, selama PPKM, pihaknya melaksanakan operasi yustisi secara terpadu.  Operasi tidak hanya dilakukan di jalan, tapi dilaksanakan juga ke kantor- kantor dinas maupun swasta.
 
Hari ini kita gelar ke kompleks perkantoran di Jalan Ir. H. Djuanda Kota Tasikmalaya. Di antaranya dinas kesehatan, dinas sosial, dinas indag, dinas ketenagakerjaan, dan kantor dinas lainnya,"ujarnya, Jumat (15/1/2021)
 
Ia mengatakan, dalam operasi yustisi ke perkantoran tersebut pihaknya mengecek penerapan Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor : 360/SE.771-BPBD/2021 tentang PPKM.
 
"Dari hasi pengecekan di lapangan, kantor-kantor tersebut belum sepenuhnya melaksanakan surat edaran, di mana untuk WFO 25% dan WFH 75%," ucap Shohet.
 
Menurutnya, alasan dari para pimpinan di kantor dinas maupun swasta belum sepenuhnya melaksanakan WFO dan WFH yakni selain dari pegawainya kurang, ada juga yang menyatakan belum tahu tentang persentase untuk pelaksanaan WFO maupun WFH.
 
"Kami belum terapkan sanksi dan tindakan yang dilakukan untuk sementara bersifat himbauan secara persuasif agar segera menjalankan surat edaran tentang PPKM," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pengecekan ke kantor-kantor swasta seperti lising maupun perbankan.
 
"Saya harap surat edaran dipatuhi dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kota Tasikmalaya," pungkasnya.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar