Yamaha

Ada Lonjakan Kasus, Kota Tasikmalaya Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

  Selasa, 23 Februari 2021   Heru Rukanda
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi tersentralistik di Hotel Crown Kota Tasikmalaya, Selasa (23/2/2021). (Ayotasik.com/Heru Rukanda).

CIPEDES, AYOTASIK.COM -- Kota Tasikmalaya kembali masuk zona merah (risiko tinggi) penyebaran Covid-19 berdasarkan  penilaian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) pada awal pekan ini.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana mengatakan, pihaknya baru mendapatkan hasil evaluasi penilaian dari provinsi dan Kota Tasikmalaya kembali ke zona merah.

"Pekan lalu kita di zona kuning ( risiko rendah) penyebaran Covid-19. Pekan ini masuk zona merah lagi," ujar Asep, Selasa (23/2/2021).

Kembali masuknya Kota Tasikmalaya ke zona merah disinyalir lantaran terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yakni dari klaster pesantren dengan jumlah kasus positif sebanyak 389 orang.

"Memang secara wilayah Kota kita masuk zona merah, tapi secara kajian PPKM mikro itu ada 9 sampai 10 kelurahan yang zona hijau, 59 kelurahan zona kuning, dan hanya satu kelurahan yang zona merah yakni di pesantren ini yang jumlahnya kasus positifnya lebih dari 300 kasus," ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Selasa (23/2/2021) jumlahnya mencapai 4.105 kasus dengan akumulasi kasus aktif sebanyak 677 kasus. Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 23 kasus dan penambah kasus sembuh 20 kasus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar