Yamaha

Ungkap Dalang Sunat Bansos, Kejaksaan Fokus Kembangkan Alat Bukti

  Sabtu, 27 Februari 2021   Irpan Wahab Muslim
[Ilustrasi] bansos (Ist)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya terus mengembangkan alat bukti dalam tahapan penyidikan terhadap dugaan kasus pemotongan dana hibah bantuan sosial (bansos) yang menimpa lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya.

Upaya itu dilakukan, agar penyidik kejaksaan lebih cepat dalam mengungkap siapa oknum di balik pemotongan dana hibah bansos tersebut setelah pemeriksaan terhadap 14 yayasan atau lembaga yang mengalami pemotongan.

Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Donni Roy Hardi  menjelaskan, setelah naik ke tahap penyidikan dalam penanganan dugaan kasus pemotongan hibah bansos ini, kejaksaan fokus kepada pengembangan alat bukti, hasil pemeriksaan ke 14 lembaga pendidikan keagamaan.

"Kita tengah fokus kepada pengembangan alat bukti, untuk memperkuat tahap penyidikan kasus ini dan secara bertahap kami terus memeriksa 14 lembaga pendidikan keagamaan yang mengalami pemotongan dana hibah bansos ini," terang Donni, Sabtu (27/2/2021).

Donni menambahkan, bahwa penanganan dugaan pemotongan dana bansos ini akan berjalan cukup lama karena jumlah yayasan pendidikan keagamaan penerima bansos yang dipotong ini cukup banyak, termasuk yang belum terbuka ke penegak hukum.

"Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, dalam penanganan dugaan pemotongan dana hibah bansos ini. Mohon waktu, karena lembaga atau yayasan yang mengalami pemotongan ini jumlahnya banyak, jadi kita bertahap," ungkap Donni.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kabupaten Tasikmalaya Yayat Hidayat menambahkan tetap menghimbau kepada para penerima bantuan hibah bansos yang mengalami pemotongan untuk tidak ragu menyampaikan dan terbuka kepada kejaksaan.

"Karena kejaksaan siap melakukan pendampingan hukum, bahkan ketika ada pihak tertentu yang mencoba menghalangi proses penyidikan akan tegas melakukan penegakan hukum terhadap pihak tersebut, karena ada sanksi hukumnya," kata Yayat. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar