Yamaha

Meski Belum Ada Izin Tertulis, PKL Reboan Kota Tasik Mulai Berjualan

  Rabu, 03 Maret 2021   Heru Rukanda
Para PKL Reboan yang sejak pandemi Covid-19 berhenti berdagang kini mulai berjualan kembali di seputaran Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (3/3/2021).(Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Para pedagang kaki lima (PKL) Reboan mulai berjualan kembali di seputar Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (3/2/2021).

Para pedagang yang tergabung dalam perkumpulan pedagang masyarakat Tasikmalaya (Pepmatas) ini berjualan di samping Kanan, Kiri, dan belakang masjid.

Pantauan Ayotasik.com, para PKL Reboan tersebut rata-rata berjualan pakaian atau fesyen seperti gamis, kerudung, tas, serta aksesoris.

Pembina Pepmatas, Nanang Nurjamil mengatakan, jumlah pedagang yang ada di Pepmatas sebanyak 175 pedagang. Namun, yang berjualan hari ini hanya sekira 80 pedagang.

"Hari ini PKL mulai berjualan. Kami atur jadwal berjualan para pedagang, sehingga hanya setengahnya saja yang berdagang dan sisanya pekan depan," ujar Nandang, Rabu (3/2/2021).

Menurutnya, sejak pandemi Covid-19 para PKL Reboan tidak berjualan. Kemarin (Selasa, 3/3/2021) para pedagang pun mendatangi Bale Kota Tasikmalaya untuk meminta izin kembali berjualan.

"Komitmen kami kalau proskes tidak dijalankan silahkan tutup bongkar tendanya. Kalau izin tertulis memang belum ada," ucapnya.

Ia menuturkan, pihaknya sudah mengecek ke setiap tenda para pedagang dan memastikan bahwa protokol kesehatan dilakukan dengan ketat.

"Saya sudah cek prokesnya dan  semua lengkap. Jarak antara tenda pedagang pun antara 75 centimeter, dan setiap tenda tidak boleh lebih dari 5 orang," tuturnya.

Nandang pun mempertanyakan soal keberadaan PKL Cihideung yang tidak disentuh selama pandemi. Dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Tasikmalaya hanya menutup kegiatan aktivitas berjualan di Pasar Kojengkang, Mambo Kuliner, dan Reboan. Ia menilai bahwa SE bukanlah produk hukum tapi hanya sebatas imbauan.

"Penetapkan aturan tidak jelas terkesan tebang pilih. Harusnya semua ditutup. Namun, kenapa PKL Cihideung tidak disentuh. PKL Reboan itu hanya 6 jam pada hari Rabu saja, sedangkan PKL Cihideung kan setiap hari di sana. Kami tidak mendapatkan jawaban soal itu," ungkapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar