Yamaha

Geger Video Asusila Pelajar, KPAI Buru Pemeran

  Rabu, 03 Maret 2021   Irpan Wahab Muslim
ilustrasi. (Pixabay)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Masyarakat Tasikmalaya digegerkan dengan beredarnya video yang berisi tindakan asusila sepasang anak berusia pelajar di salah satu kantor pemerintah, Rabu (3/3/2021). Atas viralnya video itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Tasikmalaya tengah melakukan investigasi. 

Hasil investigasi KPAI menemukan fakta bahwa pelaku yang terekam video diduga masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara, perekam video viral merupakan orang lain yang sengaja bersembunyi merekam aksi sejoli ini.

“Kami dalami dan investigasi terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Pemeranya masih anak-anak usia Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dalam waktu dekat akan kami panggil para pihak yang terlibat. Kami lakukan edukasi," kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto.

Ditambahkan Ato, areal kantor desa yang berada satu komplek dengan sekolah dan gedung PPK menjadi tempat dua pasang sejoli itu melakukan tindakan asusila. Dalam video itu terlihat kedua anak ini beradegan layaknya orang dewasa sambil bersandar di dinding bangunan, sedangkan seorang temannya menunggu dengan duduk di atas motor.

"Dalam investigasi ditemukan perbuatan ini dilakukan di areal desa, ada gedung ppk, sekolah, dan dilakukan siang hari. Sementara pengambilan video oleh orang lain. Sudah kami temukan dan akan dipanggil," kata Ato.

Ato pun menyayangkan tindakan asusila yang dilakukan dua pelajar tersebut. Hal itu dinilai bisa terjadi karena minimnya pengawasan orang tua, juga efek negatif  dari penggunaan gawai. Perihal pendapatnya yang terakhir, Ato mengatakan, saat ini siswa lebih leluasa menggunakan gawai dengan alasan belajar daring.

"Ada korelasi ini dengan masa pandemi Covid 19. Hari ini anak lebih leluasa memegang gadget ini bisa jadi salah satu pemicu," tambah Ato.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar