Yamaha

BPBD Kabupaten Tasik: Relokasi Pergeseran Tanah Butuh Rp2 Miliar

  Senin, 08 Maret 2021   Irpan Wahab Muslim
BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah menyiapkan opsi relokasi warga yang terdampak pergeseran tanah di kampung di Babakan Jeruk, Desa Singajaya, Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Meski belum menerima hasil resmi dari Badan Geologi, BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah menyiapkan opsi relokasi warga yang terdampak pergeseran tanah di kampung di Babakan Jeruk, Desa Singajaya, Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya, Pergeseran tanah itu merusak 7 rumah warga, 1 bangunan sekolah dasar dan merusak ruas jalan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin menuturkan, pihaknya secara resmi belum menerima hasil pemeriksaan geologi di tiga tempat pergeseran tanah yakni di Babakan Jeruk Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, Kampung Muncul, Desa Bojongsari, Kecamatan Gunung Tanjung dan Babakan Mekar, Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukaraja.

Namun, berdasarkan analisis sementara, untuk lokasi pergeseran tanah di Babakan Jeruk Desa Singajaya Kecamatan Cibalong, kemungkinan besar tidak bisa ditempati kembali.

"Artinya harus direlokasi. Bangunan sekolah dan rumah tidak bisa ditempati lagi karena kondisinya memang sangat berbahaya," ucap Nuraedidin, Senin (8/3/2021).

Nuraedidin menyampaikan, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk relokasi. Setidaknya, kata dia, dibutuhkan anggaran Rp2 Miliar untuk relokasi tersebut.

"Kita sudah bicarakan kepada Pimpinan, kebutuhannya sekitarRp2 miliar. Tanahnya bisa jadi tanah milik desa untuk relokasi itu," ucap Nuraedidin.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar