Yamaha

Muncul Klaster Ziarah dan Senam, Ini Pesan Ridwan Kamil

  Senin, 08 Maret 2021   Republika.co.id
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta warga menghindari segala jenis kegiatan berkerumun, termasuk aktivitas senam yang dilakukan secara berkerumun dan beramai-ramai.

"Saya nitip pesan, tolong warga Jabar seiring keberhasilan PPKM, tolong kami dihormati dengan cara tidak melakukan kegiatan berkerumun," kata Ridwan Kamil saat ditanya tentang munculnya kluster Covid-19 dari aktivitas ziarah dan senam, di Kota Bandung, Senin (8/3).

Sebelumnya sebanyak 21 orang dari anggota klub senam sehat di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, terpapar Covid-19 setelah melakukan perjalanan menggunakan bus dalam rangka merayakan acara tahunan klub senam tersebut. Ridwan Kamil mengatakan, warga boleh melaksanakan kegiatan senam sehat dengan catatan tidak berkerumun atau berkelompok.

"Kasus senam ramai-ramai harus ditunda, boleh senam tapi jaraknya berjauhan dan tidak berkelompok," kata dia.

Orang nomor satu di Provinsi Jabar juga meminta warga untuk menahan keinginannya untuk melaksanakan ziarah kubur ke suatu tempat. "Tahan juga yang mau ziarah kubur," ujarnya.

Orang nomor satu di Provinsi Jabar juga meminta warga untuk menahan keinginannya untuk melaksanakan ziarah kubur ke suatu tempat. "Tahan juga yang mau ziarah kubur," ujarnya.

Menurut dia, virus corona selalu ada di kerumunan baik dari kegiatan ziarah atau senam."Sehingga saya juga menitipkan kepada semua warga Jabar untuk melakukan 5 M bukan 3 M lagi. 5 M itu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi pergerakan," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar