Yamaha

Kolontong, Cemilan Manis Khas Tasik

  Rabu, 07 April 2021   Irpan Wahab Muslim
Kolontong Tasikmalaya
CISAYONG, AYOTASIK.COM – Bagi masyarakat Jawa Barat, tentu tidak asing dengan cemilan kolontong. Cemilan yang terbuat dari ketan putih, gula putih, dan gula merah ini biasanya disajikan sebagai sambutan kepada tamu yang berkunjung ke rumah. 
 
Salah satu wilayah yang menghasilkan kolontong, yakni Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di Kampung Cantigi. Siti Ruhayah (50) salah satu warga Cantigi sudah biasa memproduksi kolontong sejak tahun 1990.
 
Siti menuturkan, pembuatan kolontong dimulai dari ketan putih yang dicampur dengan gula putih dan dibaluri gula merah yang sudah dihaluskan. Campuran bahan itu pun dipotong-potong berbentuk persegi empat memanjang dan disimpan di atas loyang atau tampir.
 
Potongan kolontong yang masih basah selanjutnya dijemur di terik matahari agar mengering. Pengerikan dengan mengandalkan terik matahari ini bisa memakan waktu satu hari. Namun jika kondisi cuaca tidak bersahabat, pengerikan bisa memakan waktu dua hingga tiga hari.
 
Setelah kering, potongan kolontong itu dipanggang di atas tungku berbahan kayu atau bisa juga menggunakan oven pemanas hingga kolontong mengembang dan matang. Semua proses produksi kolontong biasanya dilakukan secara tradisional. Hal itu berdampak pada rasa yang dihasilkan. “Kalau dijemur di bawah matahari, aromanya beda dengan yang pakai alat pengering,“ ucap Siti.
 
Bagi Siti, ia tidak memproduksi kolontong tiap hari. Produksi hanya dilakukan pada saat ada pesanan karena minimnya modal dan pasar penjualan. Pemesan biasanya cukup banyak menjelang hari raya Idulfitri. “Enggak tiap hari, kecuali kalau ada yang hajatan, atau nanti mau Lebaran suka banyak yang pesan, “ ujar Siti.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar