Yamaha

Debt Collector Diamuk Massa, Ini Kronologinya

  Kamis, 08 April 2021   Heru Rukanda
3 unit motor milik DC di Kota Tasikmalaya dilempar ke sungai oleh massa diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu, 7 April 2021. (AyoTasik.com/Heru Rukanda)

KAWALU, AYOTASIK.COM — Kasus debt collector (DC) yang diamuk massa di wilayah Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, pada Rabu, 7 April 2021, terus diusut Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota. Pihak kepolisian pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.

"Kami menerima laporan mengenai adanya penganiayaan di Kawalu dengan korbannya dari debt collector. Kemudian kami amankan dari DC tersebut 2 orang yang mengalami luka-luka dan membawanya ke rumah sakit," ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Septiawan Adi Prihartono, Kamis, 8 April 2021.

Menurutnya, dari hasil keterangan sejumlah saksi, kejadian tersebut diduga berawal dari pemeriksaan kendaraan warga atau debitur yang diduga bermasalah dalam pembayaran kreditnya.

Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut bahwa motor warga yang diperiksa pihak DC tidak bermasalah sehingga tidak ada penarikan unit kendaraan. "Kasus ini bermula dari pemeriksaan kendaraan yang dilakukan pihak DC yang terjadi pada Sabtu, 3 April 2021," ucapnya.

Ia menuturkan, diduga lantaran kesal atau geram dengan apa yang dilakukan pihak DC, pada Rabu, 7 April 2021 sekira pukul 11.00 WIB, warga berdatangan ke lokasi tempat nongkrongnya para DC. "Sebelumnya 7 orang DC sedang berkumpul di sebuah warung, kemudian datang warga dan terjadilah amuk massa. 2 orang DC alami luka-luka dan DC yang lain kabur," tuturnya.

Septiawan menambahkan, 3 unit motor milik DC yang dilempar ke sungai oleh warga sudah dievakuasi dan diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota. Sebelumnya, video 3 unit motor diduga milik kelompok debt collector (DC) dilempar ke sungai di daerah Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, viral di media sosial, Rabu, 7 April 2021.

Dalam video lainnya, juga terlihat amukan warga yang geram terhadap DC yang dinilai dalam melakukan penarikan kendaraan debitur yang macet dilakukan dengan arogan. Kejadian DC diamuk warga tersebut ramai diperbincangkan masyarakat dan tentunya para warganet. Akibatnya, 3 unit motor yang dilemparkan ke sungai mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan beberapa orang DC pun mengalami luka-luka.

Peristiwa amuk warga terhadap DC yang terjadi di Jalan Syeh Abdul Muhyi, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Septiawan Adi Prihartono. "Ya, memang benar ada kejadian itu. Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung bergerak ke lokasi kejadian," ujar Septiawan di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu, 7 April 2021.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar