Yamaha

Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri Sejak 1927 Mengusung Sistem Salaf

  Jumat, 16 April 2021   Heru Rukanda
Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

MANGKUBUMI, AYOTASIK.COM -- Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi yang awalnya bernama Pesantren Babakan Kupa karena letaknya di Kampung Babakan Kupa adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non-pemerintah). 

Dirintis dan didirikan sejak 1927 oleh (Alm) K.H. Ahmad Mimyathi Muchlis (Alm) yang sekaligus menjadi pimpinan pesantren dengan sistem salaf. 

Awalnya bernama Pesantren Babakan Kupa karena letaknya di Kampung Babakan Kupa. Pada tahun 1963 diberi nama Al-Munawwar dan pada tahun 1990 namanya berubah menjadi Al-Munawwar Ad-Dimyathi.

Karena pendiri yang sekaligus pimpinan pesantren itu dipercaya untuk berkiprah sebagai abdi negara (PNS) di Penerangan Agama Jawa Barat di Bandung. Pada tahun 1953 pimpinan operasional diberikan kepada K.H. Ili Hambali yang lebih dikenal dengan panggilan Abah (santri, keponakan sekaligus menantu)tapi tetap di bawah kendali K.H. Ahmad Dimyathi Muchlis. 

Namun, pada tanggal 27 November 1970, K.H. Ahmad Dimyathi Muchlis wafat sehingga tampuk kepemimpinan Pesantren dipegang penuh oleh K.H. Ili Hambali.

Pada tanggal 25 Desember 1984, K.H. Ili Hambali wafat. Kepemimpinan kemudian dipegang oleh K.H. Enang Maemun Dimyathi. 

Pada 1 Novémber 2015 K.H. Enang Maemun Dimyathi wafat dan kepemimpinan di pegang secara kolektif oleh presidium yang terdiri dari 3 orang di bawah pengawasan dan pengendalian putra-putri K.H. Ahmad Dimyathi Muchlis (pendiri).

Untuk menaungi lembaga Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi, tahun 2019 dibuat lembaga berbadan Hukum berbentuk Yayasan.

Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi terletak di Kampung Babakan Kupa, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Lokasi pesantren sangat menguntungkan karena berada di pinggiran ibukota yang memudahkan komunikasi, baik dengan instansi pemerintah maupun dengan masyarakat luas.

Dengan didukung oleh lingkungan, Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi berupaya untuk mencetak manusia yang mutafauquh fid-diin untuk menjadi kader pemimpin umat atau bangsa, selalu mengupayakan terciptanya pendidikan santri yang memiliki jiwa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, kebebasan berfikir, dan berperilaku atas dasar Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT.

Sebagai jenis pesantren, santri Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi mempunyai pikiran terbuka dan moderat, tanpa menghilangkan unsur peran Islam. Disiplin dan kesederhanaan, diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren dan masyarakat.

Di Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi, pengelolaan pendidikan dan pengajaran serta kegiatan santri sehari-harinya dilaksanakan oleh para guru atau ustaz dengan latar belakang pendidikan dari berbagai perguruan tinggi dan pesantren yang sebagian besar tinggal di lingkungan ponpes. Secara penuh para ustaz dan ustazah mengawasi serta membimbing santri dalam proses kegiatan belajar mengajar dan kepengasuhan santri.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar