Yamaha

Jembatan Cirahong Jadi Tempat Ngabuburit, Penuh Makna Sejarah

  Sabtu, 17 April 2021   Irpan Wahab Muslim
Jembatan Cirahong (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

MANONJAYA, AYOTASIK.COM -- Warga Tasikmalaya tentu mengenal jembatan  Cirahong yang berada di Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 1893 oleh pemerintah Belanda dengan panjang 202 meter dengan tinggi 66 meter diatas aliran sungai Citanduy.

Jembatan Cirahong berada di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Bukan karena sebagai jalur kereta api, jembatan Cirahong juga berfungsi sebagai jalur kendaraan penghubung dua Kabupaten. Namun kendaraan yang akan melintas harus bergelirian mengingat ruas jalan hanya cukup satu kendaraan.

Saat melewati jembatan Cirahong, pengendara harus berhati-hati karena hanya beralasakan bantalan kayu. Bantalan kayu membentang sebagai alas ban kendaraan. Secara bergiliran, kendaraan seolah melewati lorong yang sangat panjang.

Pada saat bulan Ramadan, jembatan cirahong selalu menjadi tempat ngabuburit warga. Banyak warga yang sekedar nongkrong dan berfoto menghabiskan waktu menunggu adan magrib.

"Nanti sore biasanya rame di sini pak, banyak yang ngabuburit," ucap Hasan (40) salah satu warga setempat, Sabtu, 17 April 2021.

Wajar jika anak muda menjadikan jembatan Cirahong menjadi tempat nongkrong dan ngabuburit. Karena panorama dan keindahan alam yang disuguhkan sangat indah. Bentang alam dan pegunungan di sekitar jembatan Cirahong sering dijadikan objek foto sekedar untuk mengabadikan keindahan alam.

"Apalagi pas kereta datang, warga itu antusias memotret. Sore pasti macet pak," ujar Hasan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar