Yamaha

Ibu Pembuang Bayi Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

  Minggu, 18 April 2021   Heru Rukanda
RP (21) pelaku pembuangan bayi laki-laki tanpa kaki di Cineam menjalani pemeriksaan di Mapolres Tasikmalaya Kota.

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM — RP (21), ibu muda pelaku pembuangan bayi laki-laki di Kampung Sukahuri, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, terancam kurungan 10 tahun penjara.

Polisi pun menjeratnya dengan beberapa pasal, di antaranya pasal 194 jucto 75 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, juncto pasal 53 ayat 1 KUH Pidana dan atau kejahatan terhadap jiwa telah melahirkan pasal 341 KUH Pidana dan atau menyembunyikan kematian pasal 181 KUH Pidana.

Pasal tersebut berbunyi: Setiap orang dengan sengaja melakukan aborsi tidak sesuai dengan ketentuan pasal 75 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp1 miliar.

"Untuk sementara kami terapkan pasal percobaan aborsi dengan ancaman 10 tahun penjara dikurangi 1/3 tahanan, kejahatan jiwa ancamannya 7 tahun, dan menyembunyikan kematian ancamannya 9 tahun," ujar Kasar Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Septiawan Adi Prihartono, Minggu, 18 April 2021.

Menurut Septiawan, pihaknya menerapkan pasal percobaan aborsi, lantaran pacar pelaku sempat meminta untuk menggugurkan kandungan RP pada usia 5 bulan atau sekitar bulan Desember 2020.

"Jadi pacarnya berinisial DA (23) sempat meminta untuk digugurkan, tapi upaya tersebut tidak berhasil," ucapnya.

Ia menuturkan, pihaknya telah menetapkan kedua pelaku sebagai tersangka atas pembuangan mayat bayi laki-laki dalam kantong keresek hitam, yang kemudian digigit oleh seekor anjing.

"Kami sudah tetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap ke duanya," tutur Septiawan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar