Yamaha

Maling Kotak Amal Kepergok Marbot Masjid, Jadi Sasaran Amuk Massa

  Senin, 19 April 2021   Irpan Wahab Muslim
Maling kotak amal masjid diamankan polisi.
CIPATUJAH, AYOTASIK.COM -- DP (20) warga Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya menjadi sasaran amuk massa setelah aksi pencuriannya tertangkap basah pengurus Masjid Jami Al-Falah di Desa/Kecamatan Cipatujah. Beruntung anggota Polsek Cipatujah cepat datang ke lokasi dan membawa serta mengamankan pelaku untuk diperiksa dan dimintai keterangan di Kantor Polsek Cipatujah. 
 
Kapolsek Cipatujah IPTU Rohmadi mengatakan kejadian pencurian kotak amal di Masjid Jami Al-Falah Desa Cipatujah terjadi sehabis salat Zuhur, Minggu (18/4/2021).
 
Menurut Rohmadi, aksi pelaku diketahui dan kepergok oleh penjaga Masjid Al-Falah atau marbot yang kebetulan masih di lokasi pada saat kejadian. Sebenarnya, di Masjid Al-Falah ini sudah terpasang Closed-Circuit Television (CCTV). "Tapi aksi pelaku berhasil digagalkan oleh penjaga masjid sebelum kotak amal masjid dicuri. Setelah mendapatkan informasi dari warga, pelaku kita amankan ke Kantor Polsek Cipatujah," ungkap Rohmadi.
 
Rohmadi mengungkapkan, sebelum diamankan oleh anggota Polsek Cipatujah, pelaku sempat menjadi korban kekesalan warga setempat yang kesal atas perilakunya mencuri kotak amal. Namun, oleh anggota Polsek Cipatujah, segera diamankan.
 
Menurut Rohmadi, pelaku yang berinisial DP (20) ini bukan berasal dari Desa/Kecamatan Cipatujah, melainkan asal Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong. "Dari keterangan pelaku, sudah tiga kali melakukan aksi pencurian kotak amal di masjid yang sama yakni Masjid Al-Falah Desa/Kecamatan Cipatujah. Namun, pada aksinya yang keempat kali ini baru diketahui dan diamankan," terang Rohmadi.
 
Dari tiga kali mencuri kotak amal sebelumnya, ungkap Rohmadi, pelaku berhasil mengambil uang sampai Rp100 ribu lebih. Aksi pertama mengambil uang Rp 15 ribu, kedua Rp25 ribu dan yang ketiga Rp70 ribu.
 
Kasus pencurian kotak amal ini, kata Rohmadi, pada akhirnya tidak dilanjutkan secara hukum, karena ada islah antara ketua DKM Masjid Jami Al-Falah Desa/Kecamatan Cipatujah, yang tidak mempermasalahkan secara hukum terhadap pelaku, atas asas kemanusiaan. "Jadi, diselesaikan secara kekeluargaan. Kalau dihitung kerugian uang yang pelaku ambil dari kotak amal masjid itu sebanyak tiga kali kurang lebih sekitar Rp 100 ribu lebih," jelas Rohmadi.
 
"Iya, sesuai apa yang disampaikan Bareskrim Polri, ada restorasi justice, atau ketika ada tindak pidana yang kerugiannya tidak besar bisa diambil langkah islah, atau kekeluargaan atas asas kemanusiaan," tambah Rohmadi.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar