Yamaha

Kepergok Nyemen, Sejumlah Orang Kocar Kacir dari Warung Makan

  Selasa, 20 April 2021   Heru Rukanda
Sejumlah orang kepergok Satpol PP Kota Tasikmalaya sedang nyemen di sejumlah warung makan, Selasa, 20 April 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya merazia sejumlah warung makan yang nekat buka siang hari di bulan Ramadan dan melayani para pembelinya untuk makan di tempat.

Saat petugas datang, sejumlah orang yang sedang asik makan, minum kopi, dan merokok sontak kabur ke luar warung.

Namun, mereka tak berdaya lantaran aksinya melarikan diri dari warung nyemen keburu tertangkap petugas.

Pemilik warung bahkan sempat mengejar orang yang makan lantaran belum membayar makanan yang telah disantapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Transtibum)dan Ketentraman Masyarakat (Transmas) Satpol PP Kota Tasikmalaya Yogi Subarkah mengatakan, razia warung nyemen (warmen) akan terus dilakukan selama bulan suci Ramadan.

"Sesuai edaran Wali Kota Tasikmalaya, seluruh warung makan dilarang buka sebelum pukul 16.00 WIB," ujar Yogi, Selasa, 20 April 2021.

Menurut Yogi, pihaknya mendapat banyak laporan masyarakat mengenai keberadaan warung nyemen yang membuat resah dengan aktivitasnya yang buka siang hari di bulan suci Ramadan.

"Kami data orang-orang yang nyemen dan pemilik warung makannya. Para pemilik warung makan pun diminta membuat penyataan tertulis untuk tidak buka sebelum ketentuan dalam edaran wali kota yakni pukul 16.00 WIB," ucapnya.

Yogi menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bila para pemilik warung makan yang sudah terjaring tetap membandel membuka warungnya siang hari.

"Saksinya bisa administrasi atau penyitaan makanan yang dijualnya," tegasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar