Yamaha

Warga Taraju Tasik Geger Pencurian Kerbau Langsung Disembelih

  Rabu, 21 April 2021   Irpan Wahab Muslim
Mayat Kerbau curian yang disembelih. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

TARAJU, AYOTASIK.COM -- Sepekan terakhir, warga di Kampung Warung Rungkat Desa Banyuasih Kecamatan Taraju digegerkan kejadian pencurian hewan ternak dengan cara dipotong dan diambil dagingnya. Kejadian tersebut  terjad Senin 19 April 2021 sekitar pukul 01.00 WIB.

Lokasi ditemukannya kerbau yang hanya menyiasakan bagian kepala dan sebagian kecil daging daging yang masih menempel ditulang tersebut ditemukan warga dilokasi wisata perkebunan teh ACD PT Sambawa.

Kapolsek Taraju IPTU Agus Irianto, mengatakan tindak pidana pencurian hewan ternak jenis kerbau dengan cara dipotong di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sangat meresahkan warga terutama yang mempunyai hewan ternak.

"Kejadiannya di Kampung Warung Rungkat perkebunan teh ACD PT Sambawa Desa Banyuasih Kecamatan Taraju di wilayah hukum Polsek Taraju," terang Agus, kepada wartawan, Rabu 21 April 2021.

Ditambahkan Agus, informasi yang diketahui dari masyarakat, kejadian pencurian hewan ternak tersebut, terjadi Minggu 18 April 2021 memasuki Senin 19 April 2021 dini hari. Satu ekor kerbau yang dicuri dan disembelih hanya diambil dagingnya tersebut milik salah satu warga bernama Fatah.

“Pelaku mengambil beberapa bagian tubuh nya saja, seperti bagian paha, kedua kaki depan dan kedua kaki belakang," jelas Agus.

Sedangkan bagian tubuh Kerbau yang lainnya seperti kepala, ungkap Agus, tidak diambil dan dibiarkan ditinggal di TKP.  Keseluruhan pemiliknya mempunyai tiga ekor kerbau.

"Yang dicuri hanya satu ekor saja, dua ekor lagi tidak dicuri. Biasanya tiga ekor kerbau milik H Fatah tersebut diurus oleh Wawan warga Kampung Perkebunan Teh atau ACD di Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju," ungkap Agus.

Dari hasil olah TKP, ada beberapa barang bukti yang diamankan, yaitu potongan badan kerbau yang tidak dibawa pelaku, dua buah pisau untuk memotong kerbau yang masih ada bercak darahnya.

 Kemudian, lanjut Agus, batu asahan, dua plastik besar, satu karung goni warna putih dan tali tambang warna kuning dan hijau untuk mengikat kerbau, pada saat kerbau tersebut dipotong pelaku.

"Sampai saat ini pelaku masih dalam lidik, dan laporan lengkap menyusul, sedangkan barang bukti pisau, batu asahan, plastik, karung goni dan tali tambang diamankan di Mako Polsek Taraju," tambah Agus.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar