Yamaha

Tahanan yang Meninggal di Dalam Sel Mapolsek Indihiang Terkonfirmasi Positif Covid-19

  Selasa, 18 Mei 2021   Heru Rukanda
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan saat berada di kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Selasa, 18 Mei 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM - Penyebab pasti meninggalnya salah seorang tahanan Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota bernama Riko Hartanto hingga kini masih dalam penyelidikan.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan mengatakan, pihaknya melakukan visum luar terhadap jenazah tahanan tersebut serta melakukan rapid tes antigen.

"Dari hasil visum luar tidak ditemukan adanya bekas kekerasam maupun benda tumpul. Namun, dari pemeriksaan rapid tes antigen yang bersangkutan positif Covid-19," ujar Doni, Selasa, 18 Mei 2021.

Menurutnya, tahanan dengan kasus penipuan dan penggelapan tersebut terindikasi memiliki riwayat penyakit jantung. Terdapat lebamb mayat pada lengan kanan yang diduga akibat dari serangan jantung.

"Adanya sakit jantung dan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid tes antigen, kemungkinan bisa menjadi penyebab kematiannya. Namun, untuk memastikannya perlu dilakukan autopsi," ucapnya.

Ia menuturkan, tahanan yang meninggal tersebut ditahan di ruamg tahanan Mapolsek Indihiang bersama dengan 12 tahanan lainnya.

"Di Polsek Indihiang itu ada 2 sel dan yang bersangkutan berada di sel besar bersama 7 tahanan. Semuanya sekarang sudah dipisahkan dan isolasi," ungkapnya.

Doni menyebut, pihaknya juga melakukan tes rapid antigen terhadap para tahanan dan anggota yang kontak erat untuk memastikan kondisi dan status kesehatannya.

"Kitalangsung lakukan tes kepada semua kontak erat dan masih menunggu hasilnya," kata dia.

Perwira dengan melati 2 di pundaknga tersebut menambahkan, pihaknya masih melakukan tracing terhadap yang kontak erat, baik petugas yang jaga pagi maupun malam untuk mengantisipasi adanya penularan.

"Kita akan lakukan tes secara menyeluruh terhadap kontak erat. Mapolsek pun akan disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan," ujar Doni.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar