Emak-Emak Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

  Senin, 14 Juni 2021   Heru Rukanda
Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Tanjungsari, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Senin, 14 Juni 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

PURBARATU, AYOTASIK.COM -- Dua emak-emak yang menumpangi sepeda motor Honda Scoopy Z - 4676 - ML tertabrak kereta api luar biasa (KLB) monitoris di perlintasan kereta api tanpa palang pintu KM 273, tepatnya di Kampung Tanjung Hurip, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Senin, 14 Juni 2021.

Dalam musibah kecelakaan tersebut satu orang meninggal di lokasi kejadian atas nama Titin (39) dan terlempar sekira 10 meter dari pintu perlintasan. Sementara itu, korban lainnya Hernawati (45)selamat hanya mengalami luka ringan. 

Kapolsek Cibeureum AKP Suyitno mengatakan, pihaknya mendapat laporan ada kecelakaan sepeda motor tertabrak kereta api di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Pihaknya kemudiaan mengcek ke tkp ternyata benar ada kecelakaan. 

"Korban yang berboncengan tertabrak kereta yang melaju dari arah Kota Tasik menuju Awipari. Satu orang korban yang dibonceng meninggal di lokasi kejadian, sedangkan yang memboncengnya selamat. Saat ini korban selamat belum sadarkan diri mungkin masih syok," ujar Suyitno, Senin, 14 Juni 2021. 

Menurut Suyitno, ke 2 korban merupakan warga Tanjung Hurip, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Mereka masih berteranggaan dan pulang belanja sayuran dari pasar. 

"Korban yang meninggal terlempar lebih kurang 10 meter ke sawah. Sementara yang selamat  terlempar sekira 5 meter dari lokasi kejadian," ucapnya. 

Ia menuturkan, berdasarkan saksi-saksi, sebelum kejadian tidak terdengar suara klakson dari kereta api yang melintas. Namun, warga mendengar suara benturan dan ternyata sepeda motor yang ditumpangi oleh korban tertabrak kereta api. 

"Kalau yang melihat langsung tidak ada, hanya mendengar suara benturan saja," ungkapnya. 

Suyitno menambahkan, korban meninggal langsung dievakuasi dan dibawa ke rumahnya dan tidak dibawa ke kamar mayat. Pihak keluarga pun sudah menerima kecelakan tersebut sebagai musibah. 

"Rencananya jenazah korban akan langsung dikuburkan pihak keluarga dan warga seusai dipulasara," pungkasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar