Kaukus Sayangkan Sikap DPRD Kota Tasik yang Ingin HRS Dibebaskan Tanpa Syarat

  Kamis, 17 Juni 2021   Heru Rukanda
Almumtaz melakukan audiensi dengan DPRD Kota Tasikmalaya menuntut HRS dibebaskan, Kamis, 10 Juni 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM -- Kaukus Masyarakat Tasikmalaya Penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menyayangkan sikap DPRD Kota Tasikmalaya yang menyatakan sikap mendukung dan menuntut pembebesan HRS yang tersandung kasus pelanggaran protokol kesehatan di Mega Mendung beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut dilakukan saat audiensi Aliansi aktivis dan masyarakat muslim Tasikmalaya (Almumtaz) dengan DPRD Kota Tasikmalaya, terkait dengan kasus hukum HRS yang dituntut 6 tahun penjara, Kamis, 10 Juni 2021 lalu.

Koordinator Kaukus Masyarakat Tasikmalaya Penjaga NKRI Nanang Laksana mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan sikap DPRD Kota Tasikmalaya yang menyatakan sikap menuntut pembebasan HRS tanpa syarat atas kasus yang menjeratnya. Menurutnya, sikap tersebut merupakan sikap warga negara yang tidak taat terhadap hukum.

“Kami dengan ini menyatakan menolak dan menyayangkan aksi aksi demonstrasi dan pemaksaan kehendak yang dilakukan oleh beberapa orang tidak bertanggung jawab, yang memaksa pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya untuk mengeluarkan pernyataan yang isinya meminta aparat penegak hukum untuk membebaskan Sdr. Rizieq Shihab dari segala tuntutan hukum tanpa syarat, karena pernyataan semacam itu menunjukkan sikap yang tidak taat dan tidak menghormati hukum. Sebagai warga negara dari suatu negara hukum, maka wajib hukumnya untuk menaati dan menghormati proses hukum (due process of law) serta menaati dan menghormati segala putusan hukum,” ujar Nanang dalam keterangan resminya, Rabu, 16 Juni 2021.

Ia mengimbau dan mengingatkan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, wali kota, dan seluruh jajaran Pemkot Tasikmalaya untuk tidak mengindahkan tekanan- tekanan serupa di kemudian hari. Ia juga berpesan agar dewan dan pemerintah lebih fokus menjalankan tupoksi masing-masing serta bahu membahu menyelesaikan persoalan warga khususnya akibat pandemi Covid 19. Di samping itu, menjalankan dan mengawasi prokes Covid 19 serta bersama-sama menyelesaikan krisis ekonomi akibat Covid 19.

“Kami dengan ini mengimbau dan mengajak seluruh warga Kota Tasikmalaya untuk senantiasa menjadikan kota kita tercinta sebagai kota yang nyaman dan aman untuk ditinggali setiap warganya dan untuk dikunjungi setiap pendatang. Tetap menjadi kota resik, kota yang indah, tertib, bersih dan teratur. Kota dengan warganya yang kreatif, sopan, ramah dan “someah hade ka semah,” ungkapnya.

“Demikian pernyataan ini kami buat, untuk menunjukkan kepada semua warga bangsa Indonesia tercinta, bahwa warga Tasikmalaya adalah bagian dan pilar penting dalam menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45,” pungkasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar