Taman Wisata Ciwulan Terbengkalai, Aset Mubazir Pemkab Tasik

  Senin, 21 Juni 2021   Irpan Wahab Muslim
Taman Wisata Ciwulan. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Taman wisata Ciwulan terbengkalai lokasinya yang berada di komplek Perkantoran Setda Kabupaten Tasikmalaya jalan Bojongkoneng, Kecamatan Singaparna kondisinya sungguh memprihatinkan. Kondisi area taman bahkan sudah ditutupi ilalang dan rumput liar. Berbagai fasilitas didalamnya seperti gazebo pun rusak dan tidak bisa difungsikan.

Pantauan Ayotasik.com dilapangan, kondisi taman yang dibangun tahun 2017 lalu dengan anggaran Rp 2,1 miliar itu sangat tidak terawat. Hampir disemua bagian taman tumbuh rumput liar yang mengjulang tinggi. Bahkan, rumput liar itu menutupi beberaap fasilitas di area taman seperti gejobo.

Fasilitas lainnya berupa replika perahu pun sudah tidak ada. Hanya beberapa bagian rangka perahu yang sudah dipenuhi rumput. Demikian pula dengan fasilias saung kecil yang sudah tidak ada.

Pemandangan serupa terjadi pada bangunan aula taman ciwulan yang sudah mulai rusak. Kerusakan terlihat di bagian tangga menuju teras yang sudah mengelupas. Kaca-kaca banguna  sudah ada yang pecah. Didalamnya pun, banyak terlihat kayu-kayu mulai patah.

Melihat kondisi itu, Ketua PK KNPI Kecamatan Singaparna Zamzam J Maarif mengatakan, tidak terurusnya taman wisata ciwulan bisa dijadikan bukti bahwa, dalam pembangunannya tidak menerapkan rencana dan konsep yang jelas. Pembangunan hanya terkesan asal-asalan dan tanpa tujuan yang nyata.

"Itu untuk apa, siapa yang memanfaatkannya, untuk apa? Itu tidak jelas sama sekali. Saya yakin, perencanaannya tidak matang makanya sebagai tidak diurus," ucap Zamzam, Senin 21 Juni 2021.

Zamzam menambahkan, awalnya pembangunan taman wisata ciwulan tersebut dibangun untuk mewadahi kelompok warga yang hobi berarung jeram. Namun, pemerintah tidak memperhitungkan kondisi air dan bebatuan di sungai Ciwulan.

"Awalnya akan dijadikan wisata arung jeram, tapi tanpa perhitungan. Dari segi debit air dan kondisi lapangan sungai ciwulan juga sulit, banyak batu," ujar Zamzam.

Roni salah satu warga sekitar taman wisata Ciwulan mengatakan, karena tidak adanya aktivitas dilokasi wisata itu, kerap kali dimanfaatkan oleh oknum remaja untuk berpacaran. Terlebih saat sore hari, banyak pasangan remaja yang terlihat tengah asik berpacaran di aula yang berada di taman wisata ciwulan.

"Pernah beberapa kali saya liat yang sedang pacaran di aula bawah itu pak. Itu kan tidak dikunci, kalau kesini memang jarang ada orang," ucap Roni.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar