Masjid Bisa Bentengi Masyarakat dari Dampak Covid-19

  Selasa, 22 Juni 2021   Irpan Wahab Muslim
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto (masker orange) saat menghadiri Milad DMI ke-49 secara nasional dan ke-17 secara regional di Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat, pemerintah Kabupaten Tasikmalaya meminta seluruh stake holder membantu pemerintah daerah dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 termasuk pemulihan ekonomi masyarakat termasuk kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tasikmalaya. 

Hal itu disampaikan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto saat menghadiri  Milad ke-17 dan rapat koordinasi DMI se-Kabupaten Tasikmalaya dengan tema Masjid Makmur Rakyat Subur di Aula Gedung Islamic Center, Singaparna, Selasa 22 Juni 2021.

Acara tasyakuran Milad DMI ke-49 secara nasional dan ke-17 secara regional di Kabupaten Tasikmalaya digelar bersamaan dengan kegiatan anugerah DMI Award, Penyerahan Hadiah Musabaqah Masjid Pemberdayaan Umat, lomba Seni Membaca Barzanji dan Lomba DMI Got Talent.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengatakan, pemerintah daerah mengucapkan selamat kepada DMI Kabupaten Tasikmalaya yang memperingati Milad ke-17, termasuk kepada seluruh jajarannya sampai ranting.

“Mudah-mudahan DMI tidak hanya semakin dewasa tetapi juga semakin kompak, seragam dan bermanfaat,” kata Ade.

Kemudian, lanjut Ade, berhubung pemerintah daerah saat ini sedang fokus kepada dua hal, yaitu penanganan dan penanggulangan Covid-19, apalagi dengan munculnya dengan varian D yang dikhawatirkan, meminta seluruh stake holder termasuk DMI yang mempunyai jaringan kuat di masyarakat ikut memberikan edukasi dan pemahaman.

“Maka kami meminta kepada seluruh jajaran DMI yang hari ini alhamdulillah memiliki jejaring yang semakin kuat, untuk sama-sama menjadikan masjid sebagai basis edukasi dan promosi perlawanan masyarakat terhadap Covid-19,” ungkap Ade.

Dengan memberikan masyarakat pemahaman, terang Ade, maka diharapkan bisa menghadapi dan menghindari Covid-19 dengan cara hidup sehat dan bersih.

Kemudian, lanjut Ade, Covid-19 jug berdampak salah satunya terhadap ekonomi masyarakat. Maka konsep masjid makmur rakyat subur ini sangat sinergis dengan apa yang diharapkan bersama untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.

“Sehingga saya meminta kepada DMI untuk melakukan kajian-kajian, musyawarah kerja dimana DMI memiliki peran aktif dalam membantu masyarakat untuk dapat bangkit dari kesulitan akibat dampak Covid-19,” papar Ade.

Caranya, tambah Ade, dengan pelatihan, mendekatkan akses modal kepada masyarakat yang memang sudah jauh-jauh hari dilakukan oleh DMI. 

“Mudah-mudahan lebih kuat dan saya harapkan DMI mampu memberikan solusi membantu pemerintah bagaimana memasarkan karya hasil produksi masyarakat itu sendiri,” harap Ade.

Ketua DMI Kabupaten Tasikmalaya KH Dede Saeful Anwar mengungkapkan masjid bisa menjadi benteng di masyarakat, ikut memberikan pemahaman dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Untuk itu kami memerintahkan kepada seluruh ranting DMI di Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 351 ranting untuk menata masjid. Jadi selain memberikan pemahaman, juga mengingatkan bahaya Covid-19, pentingnya hidup sehat dan bersih,” kata Dede.

Dia mengakui, memang masih banyak sebagian orang yang kurang percaya, termasuk lalai terhadap Covid-19 ini. Menurutnya, dalam konsep Al-Quran, dibenar adanya penyakit ini atau thaun. Maka harus hilang dan ikuti peraturan dari pemerintah seperti 3 M atau 5 M dan terus berdoa.

“Andai kata ada masjid dan ulama yang mengatakan Covid-19 ini adalah politik atau konspirasi itu tidak benar. Maka saya sebagai ketua DMI akan mengingatkan mereka bahwa benar-benar Covid-19 adanya dan harus benar-benar memberantasnya,” ucap Dede.

Dalam hal meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19, kata Dede, DMI mempunyai program yang bekerja sama dengan Bank BJB. Dimana, warga bisa mengajukan pinjaman melalui DMI tingkat Desa yang selanjutnya diajukan oleh DMI tingkat Kabupaten kepada pihak Bank.

"Caranya ahli masjid datang kepada pimpinan ranting kemudia kepada pengurus cabang dan nanti ditandatangani oleh saya pribadi dan langsing diajukan ke BJB. Itu bagian dari upaya kami membantu ekonomi masyarakat," ujar Dede.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar