Ini Adab Berdoa Menurut Imam An-Nawawi

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:54 WIB
Ilustrasi berdoa  (unsplash.com)
Ilustrasi berdoa (unsplash.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Menurut sebagian ulama, doa merupakan bentuk ekpresi kefaqiran dan permohonan atau kebutuhan seorang hamba kepada Penciptanya yakni Alloh SWT. Dalam islam, ada aturan-aturan atau adab atau etika dalam berdoa.

Menurut Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Adzkarul Muntakhabah min Kalami Sayyidil Abra, ada 10 adab atau etika dalam berdoa. Tentunya, hal ini menunjukan betapa penting dan sucinya berdoa menurut para ulama. Adab atau etikanya yakni berdoa dianjutkan pada waktu mulia seperti hari Arafah, bulan Ramadhan, hari Jumat, sepertiga terakhir dalam setiap malam, dan waktu sahur.

Adab yang selanjutnya dalam kondisi istimewa seperti saat sujud, saat dua pasukan berhadap-hadapan siap tempur, ketika turun hujan, dan ketika iqamah shalat dan sesudahnya. Kemudian, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dan mengusap wajah sesudah berdoa.

Baca Juga: BIN Jawa Barat Targetkan Kekebalan Komunal Dengan Terus Gelar Vaksinasi Di Tiap Wilayah

Adab selanjutnya dengan mengatur suara agat tidak terlalu keras dan tidak terlalu rendah. Kemudian, adab lainnya yakni menghindari kalimat berlebihan dalam penggunaan kata-kata saat berdoa. Berdoa dengan penuh ketundukkan, kekhusyukan, dan ketakutan kepada Allah SWT.

Adab lainnya, mantap hati dalam berdoa, meyakini pengabulan doa, dan menaruh harapan besar dalam berdoa. Kemudian, meminta terus menerus dalam berdoa. Membuka doa dengan lafal zikir dan dianjurkan untuk membuka doa dengan pujian dan shalawat. Demikian pula ketika mengakhiri doa.

Baca Juga: Desa Padawaras Gelar Lomba Pidato Isi Hari Kemerdekaan RI ke 77

Adab yang terakhir yani tobat atau mengembalikan benda-benda kepada mereka yang teraniaya, dan “menghadap” Allah SWT dengan cara mematuhi segala aturan agama.

 

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Sumber: NU Online

Tags

Terkini

X