Tersangka Kasus Korupsi Smart City Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp 460 Juta

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:51 WIB
Ilustrasi -- Dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Smart City Kota Tasikmalaya ditahan. (istimewa)
Ilustrasi -- Dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Smart City Kota Tasikmalaya ditahan. (istimewa)

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi bernama Rd Ahmat Taufik dan Pupu Fuad Lutfi, Selasa 16 Agustus 2022.

Kedua tersangka, diduga melakukan tindakan korupsi program Smart City pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya pada tahun 2017 lalu untuk jasa konsultasi pengembangan model aplikasi Tasikmalay Smart City klaster pendidikan dan kesehatan.

“Sudah selesai tahap pemeriksaannya dan hari ini kita dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Kebon Waru, Bandung,” kata Kepala Kejari Kota Tasikmalaya Fajaruddin.

Baca Juga: Persiapan Matang Tim Yamaha Racing Indonesia Siap Berlaga di ARRC 2022 Jepang

Ditambahkan Fajaruddin, tersangka Rd Ahmad Taufik merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Sedangkan tersangka Pupu Fuad Lutfi adalah pihak ketiga. Kedua orang tersangka itu, diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan Negara senilai Rp. 460 juta.

Adapun modus yang diterapkan, yakni dengan konsultasi fiktif. Artinya, konsultan seolah-olah dikerjakan oleh orang lain. Padahal dalam kenyataannya, dilakukan sendiri oleh para tersangka.

“Seakan-akan konsultan itu dibuat dengan menggunakan orang lain, tapi pada kenyataannya dikerjakan sendiri. Artinya tidak ada pekerjaannya, jasa konsultasi yang fiktif,” ujar Fajaruddin.

Baca Juga: Dugaan Pemotongan PIP di Sekolah, Ini Kata Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya

Fajaruddin menyebut, penyelidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana Smart City di Kota Tasikmalaya itu berawal dari temuan hasil audit. Pihaknya kemudian menindaklanjutinya dan akhirnya bisa menetapkan 2 tersangka.

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X