30 Diperiksa Terkait Dugaan Pemotongan Bantuan PIP di Kabupaten Tasikmalaya

- Selasa, 20 September 2022 | 17:58 WIB
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

MANGUNREJA, AYOTASIK.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya sedikitnya sudah memeriksa 30 saksi dalam kasus dugaan pemotongan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020 di Kabupaten Tasikmalaya.  Ke 30 saksi tersebut, terdiri dari pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pihak sekolah dan siswa penerima bantuan.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 30 orang dari pegawai dinas pendidikan, pihak sekolah dan siswa penerima bantuan, “ ucap Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Tasikmalaya Hasbullah, Selasa 20 September 2022.

Dari keterangan saksi terutama siswa penerima bantuan, lanjut Hasbullah, mendapati pengakuan jumlah bahwa uang yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya.

Baca Juga: Kejari Kabupaten Tasik Bidik Pemotongan Dana PIP, Kerugian Ditaksir Milyaran Rupiah

“Itu juga masih terus kami dalami, fakta-fakta pemotongan itu untuk apa dan bagaimananya," ungkap Hasbullah

Selain sudah memeriksa 30 saksi, lanjut Hasbullah, pihaknya juga sudah menggeledah Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Jalan Sutisna Senjaya Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan pemotongan PIP ditemukan. Seluruh dokumen langsung disita untuk pemeriksaan.

Baca Juga: Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Digeledah Terkait PIP

"Kita juga sudah lakukan penggeledahan, kita amankan beberapa dokumen berkaitan dengan program PIP tersebut, " ujar Hasbullah.

Halaman:

Editor: Irpan Wahab Muslim

Tags

Terkini

X